Wednesday, 04/03/2026, 13:47:28 | RSS | Welcome Guest

BERBAGI
Indahnya Berbagi 
Main
Site menu
Section categories
dasar java [11]
pemrograman java
Java Script [3]
Pascal [8]
Dasar pemrograman
Our poll
Rate my site
Total of answers: 2
Login form

Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0


Main » Articles » Pascal

Sejarah dan Konsep Dasar Bahasa Pemrograman Pascal
pemrograman / programming : adalah pekerjaan penulisan instruksi bagi komputer untuk menyelesaikan suatu masalah

program : adalah himpunan instruksi yang diperuntukkan bagi komputer, untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.

interpreter : menerjemahkan perintah baris demi baris dan langsung melaksanakannya contoh : BASIC

compiler : menerjemahkan dulu seluruh perintah dalam bahasa mesin. baru kemudian terjemahan tersebut dijalankan oleh komputer contoh : FORTRAN, C , dan PASCAL.

sejarah singkat bahasa PASCAL
bahasa PASCAL pertama kali dikembangkan pada awal tahun 70-an oleh niclaus wirth di technical university, zurich-swiss.
nama PASCAL diambil dari nama seorang ahli matematka bangsa Perancis, yaitu bleise pascal yang telah berjasa menemukan alat hitung mekanis pertama didunia pada abad ke - 17.
bahasa pemrograman ini termasuk kategori "high level language". instruksi-instruksi yang digunakan dalam bahasa pemrograman ini sangat sistematis dan terstruktur.
pada awalnya bahasa pemrograman ini diperkenalkan dengan tujuan untuk menjelaskan masalah pemrograman komputer bagi mahasiswa yang belajar bahasa pemrograman komputer.
ternyata singkat waktu, bahasa pemrograman ini menjadi salah satu bahasa yang sangat populer dikalangan universitas, sehingga menjadi julukan sebagai bahasa universitas.
mulai dari awal perkembangannya hingga saat ini banyak sekali jenis bahasa pemrograman ini, masing-masing merupakan hasil pengembangannya, antara lain:
- UCSD pascal
- Microsoft pascal
- Apple pascal
- Turbo pascal
diantara versi-versi yang ada, turbo pascal versi yang sangat populer saat ini.

struktur dan komponen dasar program pascal
struktur dari suatu program pascal terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program atau badan program. blok program dibagi lagi menjadi dua bagian : yaitu bagian deklarasi dan bagian pernyataan(statement).

struktur program
judul program -> PROGRAM nama-program;
blok program
bagian deklarasi
 - deklarasi label -> LABEL nama-label;
 - deklarasi konstanta -> CONST........;
 - deklarasi tipe ->  TYPE........;
 - deklarasi variabel -> VAR .......;
 - deklarasi prosedur -> PROCEDURE nama-procedur;
.............................;
Bagian pernyataan
Begin
(statement)
.............;
.............;
end.

contoh : menghitung luas bidang berbentuk empat persegi panjang dengan panjang P dan lebar L



output:


judul program sifatnya adalah optional, dan bila ditulis, harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik koma.

bagian deklarasi digunakan bila di dalam program digunakan pengenal (identifier). identifier dapat berupa label , konstanta, tipe, variable, prosedur dan fungsi. kalau suatu program menggunakan identifier, pascal menuntut supaya identifier tersebut diperkenalkan terlebih dahulu sebelum digunakan, yaitu dideklarasikan terlebih dahulu pada bagian ini.

beberapa aturan dalam program pascal
  • akhir sebuah program pascal ditandai dengan titik. setelah END yang paling akhir.
  • tanda titik koma merupakan pemisah antar instruksi satu dengan yang lain.
  • beberapa statement boleh ditulis menjadi satu baris dipisahkan dengan tanda baca titik koma
contoh : simpan := akhir; akhir := simpan + awal;
  • baris komentar diletakkan diantara tanda (* dab *) atau diantara tanda { dan }
contoh : Var rerata : real;
Nil1 : real;

statement (pernyataan)
adalah instruksi atau gabungan instruksi, yang menyebabkan komputer melakukan aksi.
type statement dalam Pascal terdiri atas :
1. sederhana :
- menandai sebuah item data kesebuah variable(assigment statement)
contoh :  X:=Y*4.135
- pemanggilan procedure dan goto statement

2. terstruktur
- Compound Statement
contoh : Begin
read(x);
y:= x + 5;
write(y)
End.

- repetitive statement
contoh : For I:=1 to 100 do
write(count);

- conditional statement
contoh : if x > 100 then write(s)
else write(p);

komponen dasar program pascal
pola susun bahasa Pascal dibentuk dengan menggunkaan komponen bahasa pemrograman yang umum yaitu:
1. simbol dasar
2. reserved word(kata pasti)
3. identifier(penyebut)

1. simbol dasar
1. simbol huruf, yaitu A sampai dengan Z atau a sampai dengan z.
2. simbol angka atau digit yaitu: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9
3. simbol khusus yaitu: + - * / := , ' = < > <= >= < > : { } ( ) [ ]

2. reserved word
adalah suatu kata yang secara mutlak tidak boleh diartikan lain dan harus digunakan sebagaimana yang telah didefinisikan atau ditentukan kegunaannya oleh bahasa pascal. reserved word ini tidak boleh didefinisikan ulang oleh pemakai, sehingga tidak dapat dipergunakan sebagai pengenal

reserved word ini jumlahnya berbeda untuk masing-masing bahasa pascal

contoh beberapa reserved word yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal antara lain

AND
ARRAY
BEGIN
CASE
CONST
DO 
DOWNTO
ELSE
END
FUNCTION
FOR
GOTO
IF
IN
LABEL
OF
OR 
PROCEDURE
PROGRAM
RECORD
REPEAT
SET
TYPE
UNTIL
VAR
WHILE
WITH
dsb

3. identifier
merupakan sebuah kata yang digunakan sebagai nama atau sebutan terhadap sesuatu didalam program. pemakai dapat mendefinisikan sendiri suatu nama sebagai identifier.

identifier terdiri atas:
1. identifier standar, yaitu yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal

ABS
ARCTAN
BOOLEAN
CHAR
CHR
COS
EOF
EOLN
EXP
LN
ODB
PRED
ROUND
READ
READLN
SQR
SQRT
SUCC

dan masih banyak lagi
1. identifier non standar; yaitu identifier yang didefinisikan oleh pemakai bahasa local
 - nama suatu program
 - nama suatu konstanta
 - nama suatu varible
 - nama suatu procedure

identifier ini bebas, tetapi dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
1. terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. huruf besar dan kecil dianggap sama
2. tidak boleh  mengandung blank
3. tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah

jenis-jenis data
jenis data yang standar yaitu:
 - integer
 - real
 - karakter
 - boolean
 - enumerated
 - sub range
jenis data terstruktur yaitu jenis data pointer yaitu:
 - array
 - record
 - set
 - file

integer
jenis data ini terdiri atas integer positif, integer negatif dan nol. merupakan nilai bilangan bulat
pada turbo pascal jenis data ini dibagi atas beberapa bagian,yaitu :
tipeukuran memori
dalam byte
jangkauan nilai
BYTE10..255
SHORTINT1-128..127
INTEGER2-32768..32767
WORD20..65535
LONGINT4-2147483648..2147483647

operator integer terdiri atas: + , - , * , / , DIV dan MOD

contoh

output


real
penulisan untuk jenis data ini selalu menggunakan titik desimal. nilai konstanta numerik real berkisar dari 1E - 38 sampai dengan 1E + 38 dengan mantissa yang signifikan sampai dengan 11 digit. E menunjukkan nilai 10 pangkat. nilai konstanta numerik real menempati memori sebesar 6 byte.

contoh
123.45
12345. -> salah desimal tidak boleh dibelakang
12E5
12E+5
-12.34
.1234 -> salah titik desimal tidak boleh dimuka

pada turbo pascal, jenis data ini dibedakan atas :

tipeukuran memorijangkauan nilaidigit signifikan
SINGLE41.5x10E-45..304x10E387-8
DOUBLE85.0x10E-324..1.7x10E30815-16
EXTENDED101.9x10E-4951..1.1x10E493219-20
COMP8-2E+63+1..2E+63-119-20

operator untuk jenis data ini terdiri atas : + , - , * dan /

karakter
yang dimaksud jenis data ini adalah karakter tunggal atau sebuah karakter yang ditulis diantara tanda petik tunggal, seperti 'A' , 'a' , '!' , '5' dsb.

string
nilai data string merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal. nilai data string akan menempati memori sebesar banyaknya karakter stringnya ditambah dengan 1 byte. bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi varible tidak disebutkan , maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.

contoh : 


output:


boolean
jenis data ini mempunyai nilai TRUE atau FALSE.
operatr untuk jenis data ini adlaah:
1. logical operator, yaitu : NOT,AND dan OR
2. relational operator, yaitu : > , < , >= , <= , <> dan =

jenis data non-standard(user defined)
1. enumerated
jenis data ini terdiri atas barisan identifier yang terurut dimana setiap identifier tersebut dianggap sebagai suatu individual data item(elemen data yang terdiri sendiri).
pada saat mendeklarasikan jenis data ini kita harus menuliskan semua elemen-elemennya.
bentuk umum deklarasinya adalah:
TYPE nama = (data_item1,data_item2,... , data_itemn);

contoh :
TYPE hari = (senin,selasa,rabu,kamis,jumat,sabtu,minggu);
TYPE wana = (red,blue,green,yellow,black,white);

setelah jenis data ini dideklarasikan, maka selanjutnya kita dapat mendeklarasikan suatu variable yang berjenis data sama dengan jenis data ini.
misalnya :

TYPE nama_hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
Var libur : nama_hari;

fungsi standar yang dapat digunakan pada jenis data ini adalah:
PRED,SUCC dan ORD

misalnya:
PRED(sel) = sen
SUCC(sen) = sel
ORD(sen)=0
ORD(sel)=1

2. sub-range
jenis data ini berupa range dari suatu kumpulan data yang mempunyai urutan..
bentuk umum deklarasinya adalah:
TYPE nama = data_item_pertama .. data_item_terakhir;

contoh :
TYPE jam_kuliah = 1..10;
tanggal = 1..31
abjad = 'A'..'Z';
TYPE bulan=(jan,feb,mar,apr,mei,jun,jul,agt,sep,okt,nov,des);
hari = (sen,sel,rab,kam,jum,sab,ming);
ata = agt..jan;
pta = feb..jun;
hari_kerja = sen..jum;

tanda operasi
tanda operasi(operator) di dalam bahasa pascal dikelompokkan ke dalam 9 kategori, yaitu
- assignment operator.
- binary operator
- unary operator
- bitwise operator
- relational operator
- logical operator
- address operator
- set operator
- string operator

assignment operator
menggunakan simbol titik dua diikuti dengan tanda sama dengan (:=)
contoh :
A:=B;

binary operator
digunakan untuk mengoperasikan dua buah operand. operand dapat berbentuk konstanta ataupun variable. operator ini digunakan untuk operasi aritmatika yang berhubungan dengan nilai tipe data integer dan real.

operatoroperasitipe operandtipe hasil
*perkalianreal,real
integer,integer
real,integer
real
integer
real
divpembagian bulatinteger,integerinteger
/pembagian realreal,real
integer,integer
real,integer
real
real
real
modsisa pembagianinteger,integerinteger
+pertambahanreal,real
integer,integer
real,integer
real
integer
real
-penguranganreal,real
integer,integer
real,real
real
integer
real

contoh : 

15*5  hasilnya 75
20/3 hasilnya 6.666666667E+00
20 div 3 hasilnya 6
20 mod 3 nilainya 2

unary operator
operator ini hanya  menggunakn sebuah operand saja. dapat berupa unary minus dan unary plus. unary minus digunakan untuk menunjukkan nilai negatif, baik pada operand numerik real maupun integer. unary plus adalah operator untuk memberi tanda plus

contoh :
-5 +7
-2.5  +2.5

bitwise operator
digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai integer. terdiri dari operator NOT , AND , OR , XOR , shi , shr.

relational operator
digunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand dan akan didapatkan hasil tipe boolean, yaitu TRUE atau FALSE terdiri dari operator :  
= , < , > , <= , >= , <>

logical operator
terdapat 4 buah logical operator yaitu : NOT , AND , OR dan XOR. operator ini  bekerja dnegan nilai-nilai logika yaitu True dan False

set operator
digunakan untuk operasi himpunan

sting operator
digunakan untuk operasi string. hanya ada sebuah operator string saja, yaitu operator + yang digunakn untuk menggabungkan dua buah nilai string

contoh :

Nama1 := 'Ramadhan';
nama2 := 'Redmond';
Nama3 := Nama1 + Nama2;

konstanta, variabel dan ekspresi
konstanta
konstanta adalah suatu identifier non-standar yang nilainya telah ditetapkan dalam suatu program dan dideklarasikan pada bagian deklarasi.
bagian umum deklarasinya adalah:
CONST identifier = nilai;
contoh :
CONST phi = 3.14;
x = 2;
y = 'S';

varibel
variabel adalah suatu identifier non-standar yang nilainya tidak tetap atau nilainya merupakan hasil dari suatu proses.
(variabel yang dimaksudkan disini sama seperti halnya arti variabel pada aljabar).
bentuk umum deklarasinya adalah:

jika hanya 1(satu) variabel yang dideklarasikan :
VAR identifier : jenis data;

jika lebih dari 1(satu) variabel dan masing-masing memiliki jenis data yang sama:
VAR id-1,id-2 ... ,id-3 : jenis data;

jika beberapa variabel yang berbeda jenis datanya :
VAR identifier-1 : jenis data;
identifier-2 : jenis data;
.
.
.
identifier-n : jenis data;

jika variabel yang dideklarasikan berjenis data non-standar :
TYPE id = (data_item_1, data_item_2, .. , data_item_n;
VAR id-v : id;

SUB-RANGE:
TYPE id = data_item_pertama .. data_item_terakhir;
VAR id-v : id;

contoh :

VAR x  :integer;
VAR p,q,r : real;
VAR a,b : char;
m,n : boolean;

TYPE warna = (merah,hitam,biru,putih,kuning);
VAR x1,x2 : warna;

TYPE tahun = 1990 .. 1993;
VAR thn-1,thn-2,thn-3 : tahun;

ekspresi
sebuah ekspresi merupakan kkumpulan dari operand-operand ( seperti : bilangan , konstanta , variabel dll) bersama-sama dengan operator membentuk suatu bentuk aljabar dan menyatakan suatu nilai.

ada dua jenis ekspresi dalam bahasa pascal , yaitu:
1. ekspresi numerik/aritmatika yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai numerik/aritmatika
2. ekspresi boolean atau  ekspresi logika, yaitu suatu ekspresi yang menghasilkan nilai boolean / logika (true/false).

contoh :
1. (b*b-4*a*c)/(2*a)/(2*a) ekspresi numerik, jika a,b,dan c adalah bilangan(variable bernilai numerik)
2. upah < 1000.0 ekspresi boolean("upah" adalah suatu varibel bernilai real).

input dan output(standar I/O)
dalam bahasa pascal untuk keperluan input(membaca input) digunakan identifier standar READ atau READLN.
identifier standar READLN sedikit berbeda dengan READ. readln digunakan untuk memasukkan data perbaris, artinya setelah tomboh enter ditekan, maka akan ganti baris, sedangkan read tidak ganti baris, masih dalam baris yang sama.
sedangkan untuk keperluan output(mencetak ouput) digunakan standar WRITE dab WRITELN.
perbedaan write dengan writeln adalah bahwa write menampilkan hasil tanpa ganti baris dan tampilan berikutnya akan disambung dalam baris yang sama. sedangkan writeln digunkan untuk menampilkan tampilan perbaris, akan ganti baris untuk  tampilan berikutnya.

bentuk umum penulisannya:
READ (variabel input);
atau
READLN(variabel ouput);

WRITE(variabel input);
atau
WRITELN(variabel output);

contoh

Var nama:string{15};
begin
nama:='Ramadhan';
write('nama');
End.

hasilnya :
nama : Ramadhan
Category: Pascal | Added by: redmond (24/08/2012)
Views: 5088 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *: